Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perkuat Ekosistem Akademik, Eva Dwi Kumalasari Inisiasi Kolaborasi Lintas Prodi dan Institusi dalam PKM 2026

Eva Dwi Kumalasari, Dosen STAI Al Marhalah Al 'Ulya Bekasi
Eva Dwi Kumalasari, Dosen STAI Al Marhalah Al 'Ulya Bekasi.
Bekasi — Dosen STAI Al-Marhalah Al-'Ulya Bekasi, Eva Dwi Kumalasari, menginisiasi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan melibatkan sejumlah program studi dan institusi pendidikan. Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Edukasi dalam Mewujudkan Generasi Cerdas melalui Pembelajaran Kreatif, Pengasuhan Positif, Literasi Keuangan, dan Budaya Literasi” tersebut digelar di Rumah Belajar Vidya Abimata, Bekasi, pada Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi STAI Al-Marhalah Al-'Ulya Bekasi dalam mengembangkan pelaksanaan PKM tahunan melalui kolaborasi lintas program studi dan lintas institusi.

Baca Juga:

Kolaborasi PkM 4 Prodi STAI Al Marhalah Al ‘Ulya di Rumah Belajar Vidya Abimata

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah program studi di STAI Al-Marhalah Al-'Ulya Bekasi turut mengambil peran, yaitu Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Pendidikan Agama Islam (PAI), Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan Perbankan Syariah (PBS). Kolaborasi juga melibatkan STKIP Kusuma Negara Jakarta.

Eva Dwi Kumalasari menjelaskan bahwa gagasan untuk menggabungkan beberapa program studi dalam satu kegiatan PKM berawal dari diskusi bersama para dosen dan ketua program studi. Menurutnya, keterbatasan anggaran justru mendorong munculnya gagasan untuk mengoptimalkan potensi masing-masing program studi.

“Sebenarnya kalau mau jujur, karena adanya efisiensi anggaran di kampus, kami para dosen dan kaprodi mulai berdiskusi bagaimana caranya agar PKM tetap bisa terlaksana. Kemudian muncul ide agar semua prodi berkolaborasi dengan perannya masing-masing,” ujar Eva saat diwawancarai reporter LPM Marhalah Al-Ulya.

Ia menjelaskan, masing-masing program studi diberikan peran sesuai dengan bidang keilmuannya. Program Studi PAI berfokus pada pengembangan budaya literasi melalui pembuatan taman baca bagi siswa. Sementara itu, PIAUD memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pola asuh positif bagi anak usia dini sekaligus memberikan Alat Permainan Edukatif (APE).

Adapun Program Studi PBS dan HES memberikan edukasi kepada para remaja mengenai literasi transaksi halal serta bahaya pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol).

“Dari situ muncullah tema besar ‘Sinergi Edukasi dalam Mewujudkan Generasi Cerdas melalui Pembelajaran Kreatif, Pengasuhan Positif, Literasi Keuangan, dan Budaya Literasi’,” tambahnya.

Memilih Rumah Belajar Vidya Abimata

Eva juga menjelaskan alasan dipilihnya Rumah Belajar Vidya Abimata sebagai lokasi kegiatan PKM. Menurutnya, keberadaan rumah belajar tersebut dinilai telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar dalam bidang pendidikan.

“Pemilihan Vidya Abimata karena dirasa sesuai dengan kontribusi mereka yang sudah dirasakan masyarakat. Suatu kebanggaan juga karena pencetus dan pengembang Vidya adalah alumni Marhalah, dan ada juga dari kampus lain,” ungkap Eva.

Ia berharap Rumah Belajar Vidya Abimata dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar. Selain itu, Eva juga berharap para remaja di lingkungan tersebut dapat ikut berkontribusi melalui tenaga dan kemampuan mereka untuk bersama-sama memajukan pendidikan masyarakat.

“Harapannya, Vidya Abimata terus berkembang untuk membantu warga sekitar dalam pendidikan. Kami juga berharap para remaja di sana dapat berkontribusi tenaga dan kemampuan mereka untuk bersinergi dalam memajukan pendidikan warga sekitar,” lanjutnya.

Ke depan, Eva membuka peluang agar model kolaborasi lintas program studi dan institusi seperti ini dapat kembali dilaksanakan dalam kegiatan PKM berikutnya. Namun, hal tersebut tetap mempertimbangkan kondisi dan lokasi yang akan menjadi tempat pelaksanaan.

“Ya, bisa seperti itu jika memang tempat PKM mendukung,” katanya.

Perdana Berkolaborasi Lintas Prodi dan Institusi

Meskipun STAI Al-Marhalah Al-'Ulya Bekasi rutin melaksanakan kegiatan PKM setiap tahun, kolaborasi lintas program studi dan lintas institusi dalam satu kegiatan menjadi pengalaman perdana bagi kampus tersebut.

Eva mengatakan, proses persiapan kegiatan memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam mengatur waktu karena setiap program studi memiliki kesibukan dan waktu luang yang berbeda. Namun, perbedaan tersebut tidak menjadi penghalang untuk menyukseskan kegiatan.

“Tantangan terbesar mungkin persiapan kegiatan karena setiap prodi memiliki waktu luang yang berbeda. Tapi itu tidak menjadi permasalahan untuk melaksanakan kegiatan ini,” tuturnya.

Menurut Eva, kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk upaya untuk memperkuat ekosistem akademik sekaligus memperluas kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat. Setiap program studi dapat berkontribusi sesuai bidang keilmuannya sehingga kegiatan PKM tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang lebih beragam bagi masyarakat.

Di penghujung wawancara, Eva menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa dapat terus dikembangkan oleh STAI Al-Marhalah Al-'Ulya Bekasi.

“Harapannya Marhalah bisa terus berkontribusi di masyarakat, Vidya terus berkembang dan menjadi lembaga berbadan hukum,” pungkasnya.

Pewarta: Astridt Asvela Mulyani

Posting Komentar untuk "Perkuat Ekosistem Akademik, Eva Dwi Kumalasari Inisiasi Kolaborasi Lintas Prodi dan Institusi dalam PKM 2026"