Perjalanan dan Harapan Kiai Aiz terhadap Perubahan Status STIT yang Kini Menjadi STAI
![]() |
Pimpinan kampus STAI Al Marhalah Al 'Ulya, Dr. H. Muhammad Aiz, MH. (Foto: Shopyan Hadi) |
Bekasi, Pers Marhalah 'Ulya
Bertepatan hari Kamis, 21 Agustus 2025, kampus STIT Al Marhalah Al 'Ulya telah beralih status menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Marhalah Al 'Ulya. Hal itu didasari keputusan menteri agama Republik Indonesia Nomor 723 tahun 2025.
Muhammad Aiz, selaku pimpinan kampus, mengatakan, perubahan status kampus itu menjadi sebuah keharusan yang harus dilaksanakannya.
"Perubahan status dari STIT menjadi STAI atau menjadi institut itu adalah sebuah keharusan," Ucap Kiai Aiz.
Alasan utama perubahan status tersebut dijelaskannya, karena adanya dua prodi baru pada tahun ajaran 2023 / 2024, yaitu prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) dan Perbankan Syariah (PBS).
"Semenjak kita mendapatkan izin prodi yang baru, di mana kita mendapatkan izin prodi perbankan syariah dan hukum ekonomi syariah," Jelasnya.
Baca Juga:
Berhubungan hal itu, perubahan status baru dilakukan karena melihat kesiapan kampus untuk memenuhi persyaratan dari mulai mahasiswa dan lain-lainnya, sehingga baru bisa dilaksanakan pada tahun ini.
"Pada saat kita mengajukan perubahan dengan melihat kondisi kesiapan jumlah mahasiswa dan lain-lain sebagainya, maka pada tahun ini kita baru mampu untuk merubah status menjadi STAI," Terangnya.
Dengan penamaan yang baru ini. Kini kampus STIT yang tadinya hanya dalam ruang lingkup ketarbiyahan (pendidikan). Sekarang, menjadi lebih luas dalam lingkup yang lebih umum.
Bagi Alumni kampus STIT Al Marhalah Al 'Ulya tak perlu khawatir akan ijazah yang sudah dimilikinya. Jikalau mereka ingin, mereka bisa mengajukan kepada pihak kampus untuk mendapatkan lampiran SK dari STIT ke STAI.
"Kalau ijazah yang sudah lulus ya tidak perlu dirubah, tinggal nanti dilampirkan SK dari perubahan STIT menjadi STAI," Ujarnya.
Menindak lanjuti perubahan status baru. Dalam jangka pendek, pihak kampus akan segera mempersiapkan reakreditasi untuk prodi dan institusi.
"Kita sedang mempersiapkan reakreditasi untuk beberapa prodi. Prodi PAI, Prodi PIAUD dan juga re-akreditasi institusi. Jadi insyaallah dalam waktu mungkin 1 tahun kedepan di tahun 2026, kita sudah mengajukan akreditasi untuk institusi STAI," Jelasnya.
Beliau berharap perubahan ini, dapat membawa kebahagiaan untuk masyarakat, Khususnya Kota Bekasi.
"Kita berharap animo masyarakat untuk masuk ke kampus STAI Al Marhalah Al 'Ulya akan semakin banyak, semakin besar," Ucapnya.
Berkaitan itu, Ia mengharapkan perubahan ini mendapatkan animo positif dari masyarakat sehingga perjalanan kampus akan semakin gemilang.
"Dengan animo masyarakat yang positif, tentunya juga akan membawa kelancaran dan kesuksesan dari perjalanan STAI itu sendiri," Tutup Kiai Aiz.
Pewarta: Shopyan Hadi
Posting Komentar untuk "Perjalanan dan Harapan Kiai Aiz terhadap Perubahan Status STIT yang Kini Menjadi STAI"